Belajar Trading Dengan Menyesuaikan Keahlian
Saya sering dihubungi oleh banyak orang yang stres, karena tradingnya rugi besar. Ada pula yang sudah habis ratusan juta sampai miliaran rupiah. Selidik punya selidik ternyata mereka buying and selling emas atau indeks Hang Seng. Ketika saya tanya sudah berapa lama trading, dijawab baru mulai trading. Kalau begitu jawabannya, saya jadi maklum. Itu ibaratnya, baru pertama kali mengenal tinju sudah disuruh melawan petinju profesional kelas berat. Ya, hasilnya bisa ditebak, babak belur. Trading itu tidak bisa sembarangan. Ada beberapa instrumen buying and selling yang risikonya lebih tinggi dari yang lain. Anda harus menyesuaikan apa yang ditradingkan dengan tingkat keahlian trading. Simak artikel ini selengkapnya.
Tingkat Keahlian Trading (Trading Skill)
Tingkat keahlian buying and selling berbeda-beda, tergantung dari pembelajaran dan pengalaman. Tingkat keahlian buying and selling untuk mudahnya dibagi menjadi 4, yaitu: Beginner (Pemula), Intermediate (Menengah), Advanced (Lanjut), Expert (Ahli).
Risiko Trading Saham, Forex, Emas, Minyak, Indeks, dan Bitcoin berbeda-beda
Apa yang Anda tradingkan memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda. Hal ini terkait dengan pergerakan fluktuasi dan volatilitas. Semakin berisiko, semakin fluktuatif dan volatil pergerakan harganya.
Bila kita urutkan mulai dari risiko paling rendah adalah saham, lalu forex, emas, minyak, yang paling tinggi adalah indeks dan bitcoin.
Sebagai dealer Anda harus memilih instrumen buying and selling yang akan ditradingkan. Sesuaikan dengan tingkat keahlian yang dimiliki. Jika tidak demikian, kerugian mudah menghampiri.
Posting Komentar untuk "Belajar Trading Dengan Menyesuaikan Keahlian"